Langsung ke konten utama

damai

Mungkin saya telat menyadari semua ini, mungkin saya hanya selalu terbawa oleh obsesi pribadi hingga kurang memperhatikan sekitar. Saya terlalu sibuk membandingkan dengan yang lain, saya terlalu sibuk membandingkan dengan sesuatu yang memang nyatanya tak dapat saya raih. Tunggu, bukan tidak-dapat, namun lebih karena pilihan.
Ah sudahlah itu hanya masa lalu, toh itu dulu menjadi pilihan saya dan dengan sadar.  Memang pada awalnya hati kecil saya terus mengharap semua dapat berubah. Di awal saya masih belum bisa menerima kenyataan dan masih belum nyaman dengan ini. Pada awalnya saya selalu berontak demi ego dan saya menyesali itu.
Waktu berlalu begitu cepat, tak terasa sesuatu yang diawali dengan ke-ter-pak-saan ini akan segera berakhir. Sejenak saya berpikir ternyata semua ini indah, setidaknya tidak seburuk yang saya bayangkan.  lalu mengapa saya harus menyesalinya? Mungkin saya kurang menyadari hal ini.
Hingga akhirnya saya berpikir mungkin ini memang yang terbaik untuk saya. Mungkin ini adalah rencana Tuhan untuk saya. Andai saya menyadari hal ini dahulu kala mungkin saya akan menjadi manusia yang lebih bersyukur.
Dan mulai saat ini, mulai detik ini saya ingin berdamai dengan segenap ego saya. Saya juga yakin segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang sia-sia. Semua telah dirancang dengan apik oleh Tuhan, semua ini takdir Tuhan. Dan saya yakin semua ini akan berbuah manis dikemudian hari. Ya saya yakin itu.
Semua ini mungkin tidak akan menjadi semudah ini tanpa mereka, ya mereka yang membuat saya merasa lebih baik menjalani hari. Mungkin bertemu mereka juga lah rencana indah Yang Maha Kuasa.

Terima kasih Tuhan, kini aku tahu ini semua rencana Mu indah. 
Dan maaf selama ini mungkin aku kurang bersyukur. 
Terima kasih pula kau telah mempertemukan aku dengan mereka.
Hanya satu pintaku Tuhan, berilah aku kelancaran dalam mengakhiri ini dan tuntunlah aku menggapai impianku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mereka bilang

Mereka bilang ini percuma, Mereka bilang ini akan sia sia, hanya membuang waktu, tak bisa diharapkan. Mereka mengaku sudah mengetahui bagian akhir, padahal memulai saja belum, entah mungkin mereka hebat dalam meramal. Mereka selalu mengatakan atas dasar pengalaman, bukannya segala sesuatu tak harus sama? Bukankah selalu ada beribu kemungkinan di dunia ini? Mereka bilang saya mengambil resiko, hanya akan menyakitkan, tapi bukankah dunia ini penuh resiko? Segala sesuatunya pasti memiliki baik dan buruk. Mereka bilang saya berpikir singkat, bukankah kita tidak akan tahu sampai kapan kita berada di dunia ini? Mereka bilang ini, itu, begini, begitu. Entahlah. Segala sesuatunya masih terlihat  baik baik saja. Biarkan ini mengalir seperti air, tidak, bukan berarti saya tidak berpikir esok atau lusa. Saya hanya sedang menikmati masa ini, saat ini, yang entah akan sampai kapan berakhir dan bagaimana akhirnya. Jika memang nantinya mereka benar, setidaknya saya sud...

who is the best?

"kita tak bisa menebak apa yang terjadi di hari esok" yep kita gabisa nebak apa yang bakal terjadi besok,lusa,minggu depan,atau bahkan tahun depan. semua ini masih menjadi misteri~ mereka dapat berubah kapan pun mereka inginkan. mereka dapat pergi sesuka hati,lalu kembali,dan pergi lagi. aku pun tak menyangka,kau atau bahkan dia yang dulu ku anggap baik,kini dapat berubah seperti layaknya seseorang yang tak pernah ku kenal. atau bahkan mereka,orang yang dulu ku anggap krang baik,justru dapat berubah menjadi orang yang ku butuhkan saat ini. tak seperti mereka yang "dulu" ku anggap menjadi "yang terbaik" aku pun tak tahu,mengapa jadi seperti ini. mungkin Tuhan hanya menginginkan aku menjadi manusia yang lebih baik lagi,menjadi lebih dewasa dari sebelumnya,memahami kerasnya hidup ini. terkesan berlebihan? namun entah mengapa aku merasa demikian. akankah esok mereka kembali menjadi "yang terbaik"? huff aku tak tahu,esok masihlah misteri~...

Perahu Kertas

helloooo kali ini gue cuma mau ngeshare beberapa quotes yang ada di film perahu kertas..... lets see cekidot!!! “Aku merasa mimpiku semakin dekat, karena bersamamu aku tidak takut lagi jadi pemimpi.” -Perahu Kertas “Karena hati tak perlu memilih, ia selalu tahu kemana harus berlabuh.” - Perahu Kertas "Karena hanya bersama kamu,segalanya terasa dekat,segala sesuatunya ada,segala sesuatunya benar." -Perahu Kertas “Hati kamu mungkin memilihku, seperti juga hatiku selalu memilihmu. Tapi hati bisa bertumbuh dan bertahan dengan pilihan lain. Kadang, begitu saja sudah cukup. Sekarang aku pun merasa cukup.” -Perahu Kertas “Carilah orang yang nggak perlu meminta apa-apa, tapi kamu mau memberikan segala-segalanya.” -Perahu Kertas “Kadang-kadang langit bisa kelihatan seperti lembar kanvas kosong. Padahal sebenarnya tidak. Bintang kamu tetap di sana. Bumi hanya sedang berputar.” -Perahu Kertas "Diantara miliaran manusia pasti tuhan mempunyai alasan mengapa ka...