Kamis, 26 April 2012

hujan

dalam sepi..
di temani rintik hujan ini..
mengapa kenangan itu selalu menghampiri..
menari-nari dalam memori..

ingin rasanya aku berlari..
dan teriakkan pada dunia,tetaplah disini,jangan pergi..
namun semua ini terasa sangat perih..
bagai tertusuk belati ketika ku mengetahui kenyataan ini..

kini kau telah pergi..
namun kenangan ini masih terpatri..
terpatri dalam lubuk hati ini..
mungkin hingga esok,lusa,ataukah akhir nanti?

andai kenangan ini seperti air hujan
yang dapat menghilang di terpa mentari,lalu berganti pelangi
mungkin takkan ada sesak ini
dan tercipta sebuah senyum keikhlasan :')

pelangi dan matahari

dia..
dia seperti pelangi..
datang secara tiba-tiba..
menghilang pun tanpa di duga..
pelangi memang indah,namun keindahannya hanya sementara..

sedangkan....

mereka..
mereka seperti matahari..
meskipun terkadang di benci karna teriknya,namun ia setia menyinari
ia tak mudah menghilang seperti pelangi
mungkin,ia memang tak seindah sinar pelangi yang menyinari bumi..
namun ia mampu memberikan kehangatan yang tak mampu di berikan pelangi..





terpaku pada satu waktu

hanya diam terpaku di sudut bangku itu..
hanya saling menatap dan membisu..
pikir ku pun melayang hinga jauh..
mengingat semua kenangan di masa lalu..

ku pandang sekitar..
tempat ini masih sama,tak ada yang berbeda..
namun lain hal nya dengan kita
entah apa yang kini menjauhkan kita..

detik demi detik pun berlalu..
kita masih terdiam dan membisu..
lelah rasanya dalam hatiku,ku ingin semua ini berlalu..
ku ingin katakan padamu aku rindu..
namun untuk sekedar menyapa pun aku tak mampu..

andai keangkuhan hati ini sirna dan semua ego binasa..
mungkin takkan seperti ini jadinya..
kita masih bisa saling menyapa,bercanda dan tertawa..
tak ada rindu sesak di dada..


Aulia N H

Jumat, 13 April 2012

sendu

Dikala hening,sepi menyelimuti jiwaku
Terasa sendu ketika aku mengingatmu
Mengingat senyummu,candamu yang pernah kau berikan untukku..
Mengingat semua yang telah kita lakukan bersama,kini hanya sebatas kenangan yang tak dapat diulang..
Jika ku dapat kembali ke masa lalu..
Ku ingin memelukmu,dan katakan padamu jangan berlalu..
Tetaplah disini,tetaplah bersamaku,temani hariku..
Namun aku tersadar semua itu hanya harapan semu
Karena kini kau telah jauh di sana tak lagi disampingku,meskipun hanya untuk satu waktu..
Kini,tak ada lagi senyummu,candamu sekedar untuk menghapus pilu di hatiku..
Kini tak ada lagi dirimu..
Dan kini yang tersisa hanya bayang tentangmu yang selalu ku kenang di hatiku..
Tak tahu sampai kapan bayangan ini akan menghantui ku

tatapan itu..

Mata itu..
Tatapan itu..
tak tahu apa arti sesungguhnya dari tatapan itu,tak tahu apa makna didalamnya..
Ketika sebuah keangkuhan hati menyelimuti,tatapan itu seolah ingin menyapa..
Ketika mulut tak mampu berucap,tatapan itu seolah ingin berucap mewakili seluruh isi hati,namun tak kuasa..
Ketika semua terasa hening,tatapan itu seolah ingin mengatakan sesuatu,namun tak sanggup..
Apa arti semua itu??
Tak ada yang tahu,namun entah mengapa bongkahan kecil ini meyakini bahwa semua itu memiliki makna yang tersirat..
Apakah aku harus mempercayai mulut yang mudah berdusta? ataukah tatapan itu,tatapan yang aku pun tak tahu artinya?
Namun keraguan menyelimuti benak ini,aku takut ini semua hanya rasaku sendiri..

bayangan dan kenangan..

Bayangan dan Kenangan...
Bayangan nyata,ia ada,seperti halnya kenangan yang memang jelas adanya dan pernah kita alami..
Dia ada di sekeliling kita,seperti halnya kenangan yang selalu mengelilingi otakku..
Dia ada,dia memang ada tapi tak bisa ku raih,seperti halnya kenangan yang memang ada,namun tak bisa diulang dan hanya bisa di kenang :')
Bayangan takkan hilang meskipun kita mencoba menginjaknya,begitu pula kenangan yang takkan terlupakan meski hati ingin melupakan,karna ia telah tersimpan rapi dalam sebuah brankas yang dinamakan otak..
Namun seiring berjalannya waktu..
Bayangan tidaklah abadi,seiring datangnya senja bayangan akan menghilang,begitu pula kenangan yang kian terlupakan oleh pemiliknya,hingga suatu ketika ia benar-benar hanya tersimpan dalam brankas itu,tanpa ada seorang pun yang membukanya..

"Aku tak ingin menjadikan kenangan ini seperti bayangan,karena kenangan ini terlalu berwarna untuk dijadikan bayangan hitam,terlalu indah untuk menjadi sebuah bayangan yang terinjak-injak..
Aku tak ingin kenangan ini menghilang seiring datangnya senja..
Aku ingin kenangan ini terus ada,meskipun hanya untukku seorang dan hanya dapat ku kenang..
Aku akan terus menggenggam kenangan ini,kenangan yang membayangiku,meskipun kau si pemilik kenangan ini mengabaikannya.."


Aulia Nur Hasanah