Jumat, 29 November 2013

akar

"Tidak ada rotan akar pun jadi"


Seringkah anda mendengar peribahasa seperti itu? Saya rasa anda semua mengetahuinya. Lalu pernahkah anda diposisi seperti itu?
Diposisi sang rotan ataupun sang akar. Bagaimana rasanya menjadi sang rotan? Temtu lebih menyenangkan bukan? Mereka selalu menjadi prioritas,selalu diutamakan, selalu diunggulkan.
Tapi bagaimana dengan sang akar? Mereka selalu dinomorsekian-kan,hanya menjadi bayang bayang sang rotan.
Ya,saya tahu hidup adalah berjuta pilihan. Harus ada yang diprioritaskan dibanding yang lain. Hanya ada 1 pemenang dalam sebuah pertandingan.Yap begitulah, sekokohnya akar,sekuatnya akar,ia tetaplah menjadi bayang bayang rotan.Rotan tetaplah yangpertama kali dicari. Terkesan tidak adil,tapi inilah realitanya,inilah kenyataannya.
Mungkin akar memang diciptakan dengan sejuta keikhlasan.Mereka harus rela tertanam,terinjak demi menopang pohon.Mereka tak pernah terlihat meskipun sesungguhnya mereka adalah bagian terpenting sebuah tumbuhan.Mereka jarang dipuji,bahkan cenderung terabaikan.
Tidak ingatkah kalian ketika kalian mulai menanam sebuah tanaman? Apa yang selalu kalian jaga? Apa yang sangat kalian perhatikan> Apa yang selalu kalian jaga? Bukankah itu sang akar?
Lalu mengapa ketika tumbuhan itu mulai tumbuh,meninggu dan semakin kuat, kalian justru mengabaikannya? Yap mengabaikan akar disaat beban yang ditopang semakin besar.
Memang pohon selalu terlihat lebih menarik dibanding akar,Jati selalu lebih dicari dibanding akarnya. Namun takkan ada pohon tanpa akarnya!

Sabtu, 09 November 2013

ini tentang dia

ini tentang dia..
tentang dia yang begitu serius
tentang dia yang terkesan amat misterius
tentang tatapannya yang tajam dan lurus

dia tak banyak bicara namun mampu membuat terpana
begitu angkuh namun mampu membuat luluh
begitu puitis namun tak romantis
pandai merangkai kata namun tak suka berbicara.
 

merpati

apakah anda tahu merpati? baik saya rasa anda semua tahu merpati. Lalu mengapa postingan ini saya beri judul merpati? baiklah langsung pada inti dari postingan ini.
banyak orang mengatakan merpati adalah burung yang setia. mereka akan kembali ke sangkarnya tak pediluli seberapa jauh mereka terbang.
Begitu pula sang pasangan merpati tadi. ia setia menunggu pasangannya kembali. ia tak pernah ragu akan kesetiaan pasangannya. ia begitu percaya hingga tak perlu mengejar sang pasangannya.

nah itulah gue sekarang. apa? lo jadi merpati?! hah?! enggak..gak gitu maksut gue. apa yg gue lakuin skrg kurang lebih sama kayak merpati tadi. gue gak ngejar lo bukan berarti gue gak syg atau apa sm lo. yap gue cm ngasih waktu aja ke lo buat cari suasana baru yaaa mungkin lo bosen. tp knp gue gak ngejar lo? yap gue yakin kita msh bisa balik kayak dulu kok :)
mungkin jg gue temen yang gak peka sm keadaan lo. tapi seenggaknya gue udah berusaha ada buat lo buat kalian semua waktu susah apalagi seneng :')

jujur gue agak sakit sm kata2 lo. tapi yau udahlah gapapa gue udah khatam sm semua sifat lo kok tenang.
gue jg yakin lo gak bakal dengan gampang ninggalin kita. sekarang lo boleh aja anggap gue jahat atau apa. lo boleh anggap dia baik. tapi suatu saat lo bisa liat mana yg beneran tulus sm lo.